RESET & RISE: Turning Semester 1 Lessons into a Strong First Year and After


Mengawali minggu pertama perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, mahasiswa S1 Matematika, Statistika, dan Ilmu Aktuaria angkatan 2025 mengikuti kegiatan
RESET & RISE: Turning Semester 1 Lessons into a Strong First Year and After yang diselenggarakan di Auditorium Lantai 7 Gedung S1 FMIPA Universitas Gadjah Mada, Sabtu (14/2).

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang refleksi akademik bagi mahasiswa tahun pertama untuk meninjau kembali pengalaman belajar selama semester awal, meliputi pola belajar, capaian, serta berbagai tantangan yang dihadapi, sekaligus memperkuat fondasi keilmuan dan merumuskan strategi pembelajaran yang lebih terarah bagi perjalanan studi selanjutnya.

Pada sesi department briefing, Ketua Departemen Matematika, Dr. Nanang Susyanto, S.Si., M.Sc., M.Act.Sc., memaparkan secara komprehensif lingkungan akademik departemen. Paparan tersebut mencakup struktur organisasi, profil program studi, laboratorium, bidang keahlian dosen, peluang kegiatan kemahasiswaan, jejaring universitas mitra, hingga fasilitas penunjang pembelajaran. Ia menekankan bahwa semester pertama bukan sekadar masa adaptasi, melainkan tahap pembentukan pola pikir analitis dan disiplin intelektual sebagai dasar keberhasilan akademik mahasiswa.


Sesi utama menghadirkan Dr. Febriandi Rahmatulloh, alumni Statistika UGM angkatan 2002 yang kini menjabat sebagai Director Astra Digital International. Dalam paparannya bertajuk
“Implementing Advanced Tech in Industry Requires Strong Basic – Why Your First Semester Matters More Than You Think”, ia menyoroti pentingnya penguasaan konsep dasar matematika dan statistika dalam implementasi teknologi berbasis data dan kecerdasan buatan.

Melalui sejumlah studi kasus industri global, ia menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tidak serta-merta membuat sistem menjadi lebih aman dari kesalahan. Ketika sistem semakin kompleks dan digunakan dalam skala besar, kesalahan kecil dalam asumsi statistik maupun perumusan masalah dapat berdampak luas. Oleh karena itu, penguasaan konsep dasar sejak awal menjadi bekal penting dalam menghadapi perkembangan teknologi yang bergerak cepat.


Kegiatan yang juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab ini diharapkan mampu membantu mahasiswa angkatan 2025 mengubah pengalaman semester pertama menjadi landasan yang lebih kokoh bagi perjalanan akademik selanjutnya. Melalui RESET & RISE 2026, penguatan dasar keilmuan kembali ditegaskan sebagai investasi jangka panjang dalam membentuk kompetensi serta integritas profesional di masa depan.

Kata kunci: Reset & Rise, Refleksi Akademik, Perkuliahan Semester Genap 2025/2026
Penulis: Iin Nauli Rahmawati
Foto: Riki Adityawan