Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Matematika (HIMPASTIKA) Divisi Pendidikan dan Keilmuan Program Studi Magister Matematika kembali menggelar Klinik Keilmuan, sebuah program bimbingan akademik yang bertujuan untuk menyediakan para tutor yang kompeten untuk memberikan solusi bagi mahasiswa yang mengalami kendala dalam memahami materi perkuliahan. Diharapkan mahasiswa mendapatkan penanganan yang baik berupa penjelasan-penjelasan yang berkualitas dan dapat dimengerti dari tutor. Para tutor akan memberikan tutorial soal-soal UTS dan UAS dalam rangka mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi UTS dan UAS. Hal ini juga dirasa perlu untuk dilakukan karena persentase penilaian UTS dan UAS cukup berpengaruh bagi kelulusan mahasiswa pada mata kuliah yang diambil.
Klinik Keilmuan HIMPASTIKA kali ini berfokus pada beberapa mata kuliah dengan tutor dari mahasiswa berprestasi seperti Analisis I (Fani Haerul A. R), Aljabar Linear Lanjut (Erlangga A. Rohi), Statistika Matematika I (L. Anindito Wisnu S.), Analisis Data Antar Kejadian (Liana Isnaeni dan Diana Puspitasari), Metode Numerik Terapan (M. Reza Subakti), Riset Operasi Lanjut (Leniy Eka Watiy), Program Linier Multi Objektif Fuzzy (Kartika Kusuma Sari), dan Teori Bilangan (Saifullah Ali). Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan menyelesaikan soal-soal secara bersama-sama. Kegiatan ini dilaksanakan dari Agustus sampai Desember 2024 menjelang pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Semester I T.A. 2024/2025 kemarin.
Ketua Program Studi Magister Matematika FMIPA UGM, Prof. Dr. Sri Wahyuni, S.U., menyambut baik inisiatif Klinik Keilmuan yang diselenggarakan oleh HIMPASTIKA. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mendukung peningkatan kualitas akademik mahasiswa. “Saya sangat mengapresiasi upaya HIMPASTIKA dalam menyelenggarakan Klinik Keilmuan ini. Program ini tidak hanya membantu mahasiswa dalam memahami materi perkuliahan dengan lebih baik, tetapi juga mendorong budaya belajar yang aktif dan kolaboratif. Dengan adanya bimbingan dari tutor yang kompeten, mahasiswa dapat lebih percaya diri dalam menyelesaikan permasalahan akademik mereka. Kegiatan ini sejalan dengan visi Program Studi Magister Matematika FMIPA UGM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam teori tetapi juga memiliki kemampuan analisis yang kuat,” jelasnya.
Ketua HIMPASTIKA, Muhammad Reza Subakti, mengungkapkan bahwa program ini merupakan upaya untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan kolaboratif. “Kami berharap Klinik Keilmuan dapat menjadi solusi bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan akademik sekaligus meningkatkan budaya diskusi yang konstruktif di lingkungan kampus,” jelasnya.
Salah satu peserta, Feby Desi Lia (mahasiswa Angkatan tahun 2023), mengungkapkan bahwa program ini sangat membantunya dalam memahami materi perkuliahan. “Kadang di kelas saya kurang memahami konsepnya, tapi di sini saya bisa berdiskusi dengan teman-teman dan mendapatkan penjelasan yang lebih mudah dipahami,” katanya.
Dengan adanya Klinik Keilmuan HIMPASTIKA, diharapkan mahasiswa dapat lebih siap menghadapi ujian dan tugas akademik serta semakin termotivasi untuk meraih prestasi yang lebih baik.
Kata Kunci: Program Magister, Pascasarjana, Pendidikan Berkualitas
Penulis: Wira Kurniawan
Foto: HIMPASTIKA