Applied Mathematics Colloquium “Maths Saves Lives!” Soroti Peran Matematika dalam Pengambilan Keputusan Strategis

Penerapan matematika dalam berbagai sektor esensial menjadi sorotan utama dalam Applied Mathematics Colloquium bertajuk “Maths Saves Lives!”. Kegiatan ini menghadirkan pakar terkemuka dari Cardiff University, United Kingdom, yaitu Prof. Paul Harper, pada Senin (10/8). Bertempat di Ruang Sidang 1, Lantai 3, Departemen Matematika FMIPA UGM, acara tersebut dihadiri oleh para dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum yang antusias mengikuti pemaparan mengenai kontribusi nyata matematika dalam proses pengambilan keputusan.

Acara dibuka sekaligus dimoderatori oleh Dr. Dwi Ertiningsih, dosen Departemen Matematika sekaligus Ketua Laboratorium Bidang Matematika Terapan. Dalam pemaparannya, Prof. Paul Harper menjelaskan bahwa sistem layanan kesehatan pada dasarnya bersifat stokastik serta beroperasi di tengah ketidakpastian dan variabilitas yang tinggi. Melalui pemodelan matematika (mathematical modelling), kompleksitas tersebut dapat dianalisis secara sistematis guna merancang layanan yang jauh lebih efektif dan efisien.

Lebih lanjut, cakupan pemodelan matematika yang dipaparkan tidak hanya terbatas pada sektor kesehatan, tetapi juga merambah ke berbagai bidang lain seperti sistem antrean, rantai pasok (supply chain), hingga optimalisasi layanan. Pada sistem antrean, misalnya, model matematika mampu menganalisis waktu tunggu, kapasitas pelayanan, serta kebutuhan fasilitas secara presisi. Sementara itu, dalam sektor rantai pasok, pemodelan membantu mengkaji keterkaitan antara permintaan, persediaan, distribusi, dan kapasitas guna merumuskan strategi yang optimal.

Prof. Paul Harper juga menggarisbawahi bagaimana matematika membantu para pengambil kebijakan dalam mengatasi keterbatasan sumber daya. Dengan mempertimbangkan berbagai variabel secara simultan, keputusan terkait kapasitas layanan, alokasi sumber daya, dan konfigurasi sistem dapat dirumuskan secara lebih terukur.

Beragam contoh kasus tersebut membuktikan bahwa matematika bukan sekadar alat hitung, melainkan instrumen penting untuk memahami sistem yang kompleks, memproyeksikan berbagai kemungkinan, serta mendukung ketepatan kebijakan. Khususnya di bidang kesehatan, penerapan model matematika terbukti berkontribusi dalam menekan biaya, meningkatkan mutu layanan, dan pada akhirnya berdampak langsung pada keselamatan pasien.

Tingginya antusiasme peserta sepanjang acara mencerminkan minat yang besar terhadap perkembangan matematika terapan dan aplikasinya di ranah publik. Melalui penyelenggaraan Applied Mathematics Colloquium ini, Departemen Matematika FMIPA UGM turut mendorong pemanfaatan matematika demi mewujudkan sistem yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Langkah ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui optimalisasi layanan kesehatan, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan sistem berbasis pemodelan di berbagai sektor.

Penulis: Iin Nauli Rahmawati
Foto: Muhammad Fakhri Zain Pribadi
Kata Kunci: Matematika Terapan, Kolokium, Pemodelan Matematika