
Pontianak, 16 Januari 2026 — Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada berkolaborasi dengan Universitas Tanjungpura (UNTAN) dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis (BimTek) Enumerator Survei Kerugian Banjir Kota Pontianak, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan FINCAPES Project (Financial Cooperation for Climate and Environmental Sustainability).
Kegiatan ini merupakan wujud kerja sama akademik lintas perguruan tinggi dalam mendukung kajian dampak perubahan iklim, khususnya terkait risiko banjir dan genangan yang semakin sering terjadi di wilayah perkotaan.
Acara dibuka secara resmi oleh Danang Teguh Qoyyimi, ASAI, Ph.D. selaku ketua tim peneliti, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa keterlibatan UGM dalam kerja kolaboratif FINCAPES bertujuan untuk mengisi celah dalam kajian kebencanaan yang selama ini cenderung berfokus pada kejadian bencana, tanpa diiringi analisis yang memadai terkait manajemen risiko dan pembiayaan penanggulangan bencana. Melalui survei ini, UGM bersama UNTAN dan FINCAPES berupaya mengkuantifikasi kejadian banjir dan kerugian finansial yang ditimbulkan, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar berbasis data bagi perumusan kebijakan dan regulasi pemerintah.

Kolaborasi dengan Universitas Tanjungpura memiliki peran strategis, khususnya dalam penguatan kapasitas lokal dan pemanfaatan pengetahuan kontekstual wilayah Pontianak, Kalimantan Barat. Perwakilan Program Studi Statistika Universitas Tanjungpura menyampaikan apresiasi atas kerja sama dengan UGM dan FINCAPES, serta menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga untuk mengatasi keterbatasan data yang selama ini menjadi tantangan dalam kajian banjir.
Survei kerugian banjir ini dirancang untuk menghasilkan gambaran yang komprehensif mengenai dampak finansial dan ekonomi banjir, sebagai pelengkap analisis teknis bahaya banjir yang telah dilakukan oleh disiplin lain. Data yang dikumpulkan diharapkan dapat mendukung pemerintah daerah dalam memetakan kebutuhan pendanaan mitigasi dan meningkatkan ketahanan Kota Pontianak terhadap risiko banjir di masa depan.
Melalui kegiatan ini, Departemen Matematika FMIPA UGM menegaskan komitmennya dalam mengembangkan dan menerapkan ilmu matematika, statistika, dan aktuaria untuk menjawab tantangan nyata masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi akademik nasional dalam isu perubahan iklim dan kebencanaan.


Kata kunci: dampak banjir, perubahan iklim, kerugian bencana, kerugian finansial banjir
Penulis: Harindra Litsyachnaztyasia Berlian
Foto: Alzimna Badril Umam
